Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan

Jumat, September 16, 2011

semakin terasa, ntah ketidakpercayaan atau ntah ........
sayang ini terpendam tuk mereka .....
untuk dia yang terbaring, salah satunya

menunggu auman harimau dari selatan batavia
berharap dia kembali sebagai penerus
tuk berdiri diatas mimbar, teriakan ALLAHU AKBAR
kembali semakin terasa, .........
berdenyut, berdetak, .......

terbangun penuh kasih akan dia yang masih terbaring
senyum ketegasan hiasi bibirnya, teringat
harap semakin menyelimuti
tak kuasa hengkang dari baliknya
terpanggang guling....
hanya doa yang tersampaikan
cepat bangun pak,mimbar itu masih kosong tegak menunggu majikannya

Bandung,160911

Baca Selengkapnya ......

lemah

jiwa terasa lemah terus membasahi pipi dikala ingat dia yang selalu tanamkan kejujuran dan tanggung jawab.tak kuasa di kala sunyi,kuharap pelukMu selimuti jiwa yang lemah

masih teringat ketika ia bercerita tentang 2 perempuan yang masuk surga dan 2 perempuan yang masuk neraka, sambil matanya berkaca-kaca menahan sakit dikepala

kutinggalkan ia dalam keadaan terbaring lemah,teringat doa Ayub "aku tidak akan pernah mengeluh karena cobaan,doa dan dzikir terus membasahi bibir".tangisku adalah sebuah pengharapan padaNya agar ia cepat berdiri kembali diatas mimbar sampaikan suara2Nya.aku berharap&memohon Tuhan

160911

Baca Selengkapnya ......

Jumat, Agustus 07, 2009

tanpa judul

Aku lemas
Tapi berdaya
Aku tidak sambat rasa sakit
atau gatal
Aku pengin makan tajin

Aku tidak pernah sesak nafas
Tapi tubuhku tidak memuaskan
untuk punya posisi yang ideal dan wajar
Aku pengin membersihkan tubuhku
dari racun kimiawi
Aku ingin kembali pada jalan alam
Aku ingin meningkatkan pengabdian
kepada Allah
Tuhan, aku cinta padamu


puisi terakhir mas willi

Baca Selengkapnya ......

Senin, Juli 27, 2009

keringatku

jalan yang kita bangun dalam imajinasiku, kini hancur .... namun impian itu masih tetap terlihat jelas. maafkan aku belahan jiwaku. ujang sareng ambu sing sabar. abah kan bulatkan semua tenaga dan ku peras semua keringatku, karena ku yakin keringat ini tak kan pernah kering..

Baca Selengkapnya ......

Selasa, Juli 14, 2009

YAKIN ......

Aku yakin......
Engkau mengalir dalam darahku
seiring senandung detak dalam dadaku
cemara menjulang berusaha menggapai kebesaran-Mu
hadir di setiap mimpi

ketika kita dikamar mandi
yakinkan aku tenatang balas budi
mengalir di nadi kehidupan
lalu bagaimana dengan balas dendam?
kini ......
duri tumbuh dalam benakku
kembali terasing
yang jauh dari gapai-Mu
nyanyian malam ingatkanku
tuk kembali keharibaan-Mu

Baca Selengkapnya ......

Kamis, Juli 02, 2009

JALAN

Awal dari akhir jalanku
tak kan pernah tercipta, mungkin
suatu takdir untukmu dariku olehNya
yang kan membuatmu menangis tersenyum
tetap saja,.......


tetap saja, menangis bersedih
takdir ini sudah tergaris
dan tertulis
debu terlalu tebal
menutup dinding ruang rasa
hempaskan sayap ke lembahMu
akankah ku akhiri ......
kubangun sebuah awal
yang lebih indah

Baca Selengkapnya ......

Rabu, Juli 01, 2009

KESEKIAN

Untuk kesekian kali
harap datang selimutiku
panggilanMu mengalun dengan indah
jalan panjang terbentang dihadapku
harap itu mengalir dalam darah
akankah aku mampu .........


tancapkan benderaMu dalam jiwaku
kujalani langkah ini
kilat cahayaMu menuntunku
menuju ridhoMu .....
semoga ........
ampuni aku ......

Tangerang 151207

Baca Selengkapnya ......

Selasa, Juni 23, 2009

MENCARI

Awan hitam naungi jalanku
kebesaran-Mu terasa, untuk kesekian kali
Panggilan-Mu. menggetar di sanubari
aku si Kerdil


Mereka menangis di balik waktu
terkirim do'a untukku darinya
kesejukan menyelimuti hatiku
yang menangis akan gelapku
mengisi ruang jiwa
akankah Kau bosan
mengulurkan tangan-Mu yang bersih itu
ataukah sudah muak
mendengar ratapan palsuku
aku berjalan tanpa berlari
mencari dan mencari

Baca Selengkapnya ......

Senin, Juni 15, 2009

LARA

Ketika hati berkata
yang terpenjara katakata
Kerinduan yang menyelimuti jiwa
Hanya …..

keterpakuan yang ada
Ruang jiwa yang kosong, sangatlah berat
Untuk merasakan rindu ini
Ingin kaki melangkah tanpa henti
Hanya pelipur lara jiwa yang gundah
Ingin kurapatkan kelopak mata ini
Tapi ……
Mata hati tak bisa menutup
Terus pergi dan pergi, kemudian menghilang

Baca Selengkapnya ......

Jumat, Juni 12, 2009

REMBULAN

Wajahmu putih berseri
Menebarkan kedamaian
Matamu bersinar terang
Jelas, memberi keyakinan
Tahukah kamu?

Ada seorang kelana
Hitam kulitnya, membalut jiwa yang kosong
Redup matanya, tak ada tatapan masa depan
Menaruh hati kepadamu
Silau akan sinar jiwamu
Yang menerangi ruang keberadaanmu
Selalu dicumbui air suci
Yang tak pernah terlupakan
Pantaskah aku?

Baca Selengkapnya ......

Selasa, Juni 09, 2009

JIWA YANG BOHONG

Hadirmu di depanku
Hanya membawa kesunyian
Hadirmu dalam ke-tibatiba-an,
tak kusangka
Mataku sangat lelah

Tuk pertahankan kehadiranmu
Yang meng-ada di depanku
Jiwaku tlah menghendaki kau pergi
Walau,…….
kau tak pernah datang
hadir di hadapanku

Baca Selengkapnya ......

Senin, Juni 08, 2009

HILANG

“silahkan kau ambil dariku”
Suara itu lepas dari lidahku, tapi
Apakah jiwaku sama?
Menangis, menjerit
Semua orang tidak mendengarnya
hanya langit yang meneteskan hujan

akh……,
bukan kuharap mereka mendengarnya
hanya saja …….
Diamlah sejenak
Agar tetesan hujan bisa kunikmati
Untuk menyirami jiwaku yang kering
Pohon-pohon dapat tumbuh kembali
Bunga-bunga bermekaran
………….
Hanyalah harapan kosong

Baca Selengkapnya ......

Jumat, Juni 05, 2009

TAK BERARAH

Dingin malam menusuk jantung
Gerimis merasuk kalbu
Sunyi menyelimuti jiwa
Sepi, sepi dan sepi
Ntah apa yang dicari
Walau jelas ……….
Jiwa tlah hilang sebelah

Baca Selengkapnya ......

Rabu, Juni 03, 2009

UJIAN

Keringat bercucuran
Jantung berdetak keras di dalam telinga
Detik jam berputar tegas
Beberapa pasang mata liar
menghidupi ruangan
Waktu merayap pasti
Tak kan mungkin berulang
Tuk menentukan hari esok
Yang masih samar, terasa

Baca Selengkapnya ......

Rabu, Mei 27, 2009

KARYA

Berteriak dalam parau
Bicara dalam bisu
Semua orang tuli,
semua orang buta
terhenti, lelah,
putus asa
Semua orang berpesta
Dia lari dan lari
Tapi kaki hilang, dicumbu tempat
duduk terdiam
tertidur, mata terbuka

Baca Selengkapnya ......

Selasa, Mei 26, 2009

PLENO

Duduk berjajar, tanpa makna
Pikir berjalan, tanpa arah
Kata terlempar, sakit terasa
Api berkobar
membakar gedung
Kursi tertata rapih, hancur
Siapa yang pegang kendali?
Kenapa semua ini terjadi?
Pusing, cinta, benci, bingung
Kapan ini berakhir?

Baca Selengkapnya ......

Senin, Mei 25, 2009

TOBAT

Dalam hening
Sesal yang didapat
Dalam sunyi
Tangis yang ditemu
Tanpa Dia, aku tak mampu
Hanya Dia yang bisa
Aku merindukan rindu
Dia menebarkan cinta
Aku melupakannya,
Ampunilah Aku

Baca Selengkapnya ......

Jumat, Mei 22, 2009

TINDAS

Maaf teman …
Hari sangat panas
Terduduk, lelah
Mendung tak kunjung datang
Ribut rebut pengaruh
Tak perduli yang lain
yang terduduk, lelah

Sandal jepit
Terinjak sepatu kulit
Yang mengkilat
Seakan nikmat

Baca Selengkapnya ......

Rabu, Mei 20, 2009

MEMALUKAN

Kala bulan bulat
Hembusan angin menusuk tulang
Desiran angin menerpa tubuh
Anak manusia tertidur lelap
Melepas lelah
Lupa pagi hari, siang hari, sore hari,
Yang kemarin, yang dulu

Jeritan menjerit-jerit
Memanggil nama-Mu,
tertutup malu
………. Memalukan………

Baca Selengkapnya ......

Selasa, Mei 19, 2009

TERMINAL

Di bangku terminal
Sampah berserakan
Matahari membakar kulit
Penjual memanggil duit
Seorang ibu terduduk lelah
Seorang ayah terduduk lesu
Hitam kulit mereka
Ntah ibu siapa
Ntah ayah siapa
Tak ada yang menangisi
Pun aku, tak bisa menangis
Air mataku
Air matamu
Air mata kita
Tlah lama kering
Oleh kerasnya kehidupan

Baca Selengkapnya ......